Radikal Bebas

Radikal Bebas

Radical Bebas adalah molecule yang amat tidak stabil, sangat reactive terhadap molekul lain yang berada di dekatnya, berusaha merampas electron milik molecule lain guna mendapatkan kondisi stabil kembali.

Apabila molekul yg telah diserangnya menjadi ganjil karena kehilangan electronnya, molekul tsb berubah menjadi molekul Radical Bebas dan berusaha merampas electron milik molekul lainnya, namun malangnya, electron yang telah berhasil dirampasnya biasanya lepas sebelum berhasil dimasukkan dalam orbitnya.
Proses berantai ini berjalan terus hingga pada akhirnya menyerang dan merusak molekul sel hidup.

Pada dasarnya tubuh manusia sendiri secara sengaja menciptakan radical Bebas sebagai bagian dari system antibody menghancurkan virus dan bakteria jahat.

Namun, polusi, radiasi, asap rokok, dan bahan-bahan kimia lainnya memproduksi triliunan molekul Radical Bebas secara liar setiap harinya sehingga radical bebas yang berlebihan dan tak terkontrol tersebut merusak jaringan-jaringan sell mahluk hidup (terutama manusia).

Hal yang terpenting adalah bahwa radikal bebas yang berada di dalam tubuh kita berasal dari oxygen (O2) yang bermutasi dan mendapat sebutan Reactive Oxygen Species (ROS) yang terdiri dari berbagai macam bangun kimia

ROS akan membuat kerusakan-kerusakan pada molekul Lipid, Protein maupun DNA sel tubuh manusia.

Penyakit-penyakit yang berhubungan dengan Oxy Radicals dan Reactive Oxygen Species (ROS)

  • Kanker
  • Arteriosclerosis, atherosclerosis.
  • Stroke
  • Diabetes
  • Radang Sendi
  • Osteoporesis
  • Tukak lambung
  • Penyakit kulit
  • Katarak
  • Alzheimer / kepikunan
  • Penuaan dini

Sumber Oxygen Radical


Drugs (Obat obatan):

Sejumlah obat-obatan dapat meningkatkan produksi radikal bebas dengan memberikan tekanan-tekanan pada oxygen.
Agen-agen (drugs) ini bertindak sebagai penunjang hyperoxia menaikkan tingkat kerusakan .

Obat-obatan ini termasuk antibiotic yang bergantung pada kelompok quinoid atau senyawa logam-logam (nitrofurantoin) sebagai aktifatornya, agen antineoplastic sebagai bleomycin, anthracyclines (adriamycin) (Fisher, 1988) dan methotrexate sebagai penggerak aktifitas pro-oxidant (Gressier et al. 1994).
Sebagai tambahan radikal bebas berasal dari penicillamine, phenylbutazone, beberapa jenis asam fenamic serta aminosalicylate.
Komponen sulphasalazine dapat menonaktifkan protease, menghancurkan asam ascorbic serta meningkatkan lipid peroxidasi (Grisham et al. 1992; Halliwel et al. 1992a; Evans et al. 1994).

Radiasi (Sinar X, Sinar Gamma, Ultra Violet maupun partikel electrons, photons, neutrons, partikel alpha dan partikel beta)

Radikal bebas yang terdapat pada Radiotherapy (maupun sinar matahari pada tengah hari) dapat menyebabkan kerusakan jaringan.
Radiation Electromagnetic (X rays, gamma rays) dan partikel radiasi (electrons, photons, neutrons, alpha dan partikel beta) menggerakkan radikal primer dengan cara mentransfer energy menembus komponen sel seperti air.
Radikal primer ini akan mengalami reaksi sekunder dengan larutan oxygen atau dengan sel-sel padat.

Asap tembakau:
Oxidants yang terdapat pada asap tembakau cukup kuat membuat cedera pada saluran pernapasan, sebab dapat merusak dinding sel.
Setiap hisapan / tiupan asap rokok mengandung agen-agen materi oxidant yang sangat banyak seperti: aldehydes, epoxides, peroxides serta radikal bebas lain yang dapat bertahan lama dalam tubuh sehingga dapat merusak alveoli.

Gas rokok
Gas rokok adalah asap rokok yang ditiup oleh si perokok aktif yang bercampur udara dan gas nafas buangan akan memproduksi agen-agen radikal yang lebih berbahaya lagi seperti: nitric oxide, radikal peroxyl dan radikal berbasis carbon (.O2CCl3) yang siap menyerang perokok pasif (passive smokers)

Partikel-partikel Inorganic

Partikel Asbestos

Partikel Silika

ANTIOXIDANT = PENETRALISIR RADIKAL BEBAS

Golongan Antioxidant

Antioxidant terdiri dari beberapa ujud yang digolongkan menjadi dua kelompok:

A. Antioxidant Enzymes

1. Superoxide Dismutase: enzyme ini terdiri mengandung formasi oxigen yang sangat reaktif dan mampu meng konfersi radikal superoxide menjadi hydrogen peroxide, bersama dengan zinc dan manganese yang bertindak sebagai cofactors.

2. Catalase: walaupun hydrogen peroxidase tidak se reaktif superoxide, tetapi masih berupa radikal bebas yang tidak stabil dan berbahaya, catalase meng konfersi hydrogen peroxide ber sama sama superoxide yang lain menjadi oxygen dan air.

3. Glutathione Peroxidase: menetralisir peroxide yang dapat membentuk radikal bebas, glutathione peroxidase meng konfersi molekul lipid yang reaktif menjadi molekul yang kurang reaktif.

B. Molecular Antioxidants

1. Vitamin C: vitamin C adalah anti oxidant larut dalam air yang sangat ampuh yang dapat bersirkulasi dengan bebas bersama plasma. Vitamin C memegang peranan penting dalam mendaur ulang vitamin E dan antioxidant yang lain.
Merokok tidak hanya menghambat metabolisme vitamin C yang mengarah pada menurunnya kadar vitamin C pada plasma, ia juga dapat menciptakan tekanan oxidasi.
Vitamin C sangat penting untuk mengoptimalkan fungsi kekebalan tubuh, kesehatan mata, dan mencegah penyakit cardiovascular.

2. Vitamin E: ini adalah antioxidant yang larut dalam lemak, dan terutama ditransportasikan kedalam cholesterol LDL, sehingga dapat berfungsi untuk membantu mencegah oxidasi lemak dan protein yang dapat memadatkan partikel LDL.
Cholesterol LDL yang tidak terlindungi akan termutasi oleh proses oxidasi. Sekali terjadi oxidasi, partikel cholesterol LDL akan berubah bentuk menjadi kerak lemak dan berpotensi membentuk atherosclersis (pengerasan) yang mengarah pada penyumbatan pembuluh darah.
Vitamin E bertugas untuk memproteksi partikel LDL terhadap oxidasi dan memproteksi dinding vascular (pembuluh darah) kita.

3. Carotenoids: adalah sekumpulan lebih dari 500 jenis pigmen yang terdapat pada tanaman, ini termasuk beta-carotene (seperti pada wortel), leutin, lyopene (seperti pada tomat), dan zeaxanthin. Sebagai antioxidant carotenoids mempunyai cara kerja yang sedikit berbeda dengan antioxidant lainnya, beberapa jenis carotenoids dapat menetralisir bentuk oxigen perusak seperti yang disebut dengan singlet oxygen.
Uji riset mendapati bahwa pola makan dengan kaya carotenoids akan mengurangi resiko terhadap banyak penyakit degenerative seperti cancer, penuaan dini serta macular (bercak bercak hitam karena penuaan).
Dua jenis carotenoids tertentu, leutin dan zeaxanthin berhubungan dengan macular pada sekitar mata. Orang yang melakukan pola makan kaya akan leutin dan zeaxanthin seperti bayam telah mengurangi resiko terhadap terbentuknya AMD (age-related macular degeneration).

4. Bioflavonoids: juga dikenal dengan flavonoids, yang terdapat pada banyak tumbuh-tumbuhan, dapat dibagi menjadi:
o Isoflavones (terdapat pada kedelai)
o Flavonols (terdapat pada bawang merah dan broccoli)
o Flavones (terdapat pada tumbuh an hijau seperti thyme dan peterselli)
o Flavonones (terdapat pada buah citrus)
o Catechins (terdapat pada tea dan apple)
o Proanthocyanidins (terdapat pada anggur dan cherries)

Bahan-bahan ini adalah antioxidant active yang berpotensi

5. Minerals: beberapa minerals berperan penting sebagai antioxidants, terutama selenium, zinc, dan manganese.
Mereka berfungsi sebagai cofactors antioxidant enzymes, contohnya: enzyme super-oxide dismutase meng katalisasi superoxide menjadi hydrogen peroxide.
Cytosolic pada enzyme ini membutuhkan copper dan zinc sebagai co-factor, sementara formasi mitochondrial dari enzyme ini membutuhkan manganese sebagai co-factornya.
Hasil riset telah menunjukkan bahwa konsumsi mineral tertentu seperti selenium berhubungan dengan menurunnya resiko pembentukan cancer

ANTIOXIDANT dan SPIRULINA

Spirulina food supplement yang memang spesialisasi Antioxidant yang dapat di golongkan sbb:

  • Raindow Antioxidant (Phycicyanin, Zeaxantin, Betacarotene, Chlorophyll)
  • Enzyme SOD
  • Vit E
  • Selenium

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s