Fakta Seputar Jantung Koroner

penyakit jantung koronerJantung koroner adalah salah satu penyakit yang menyerang organ jantung. Penyakit ini lebih banyak ditemukan ketimbang penyakit jantung yang lain. Penyakit jantung koroner atau yang lazim pula disebut sebagai serangan jantung menempati peringkat teratas dalam daftar penyakit pembunuh di Indonesia. Peneliti dari Amerika menemukan bahwa penyebab utama terjadinya penyakit ini adalah keberadaan mikroba. Mikroba ini menjadi faktor utama terjadinya penumpukan kolesterol di pembuluh darah jantung. Penumpukan kolesterol ini kemudian membuat aliran darah dan oksigen ke jantung menjadi terhambat. Oleh sebab itu, banyak penderita yang tidak dapat tertolong karena saking cepatnya serangan yang terjadi.

Ada beberapa anggapan yang salah terkait penyakit jantung. Sebagian besar orang menganggap bahwa penyakit jantung hanya menyerang orang yang memiliki riwayat saja, padahal tidak, setiap orang di dunia ini memiliki resiko terkena serangan jantng koroner. Bahkan, banyak kasus menunjukkan serangan jantung datang tanpa dapat dideteksi terlebih dahulu. Orang yang semula sehat dapat seketika meninggal karenanya. Dan karena jantung memegang peran penting dalam sirkulasi darah, maka penyakit ini bisa juga berkaitan dengan penyakit yang lain.

Gejala Jantung Koroner

Secara umum, ada beberapa ciri khusus yang menandai terjadinya serangan jantung atau penyakit jantung koroner, yakni:

1. Rasa nyeri yang hebat pada dada bagian kiri
2. Sesak nafas serasa tecekik
3. Irama detak jantung berdebar-debar dan cenderung tidak beraturan
4. Keluar keringat dingin
5. Lama kelamaan perut terasa mual kemudian muntah

Cara Mencegah Jantung Koroner

Tindakan pencegahan dapat dilakukan. Pada dasarnya, yang harus dilakukan adalah dengan menjaga pola hidup sehat. Namun, lebih spesifik, kita dapat mencegah terjadinya serangan jantung koroner dengan semaksimal mungkin menghindari terjadinya timbunan kolesterol berlebih di dalam tubuh.

  • Menjaga pola makan yang sehat. Menghindari bahan makanan yang mengandung banyak lemak atau kolesterol tinggi akan sangat membantu. Makan berlemak dan berkolesterol tinggi contohnya adalah seafood dan jeroan. Makanan yang dimasak dengan cara digoreng juga cenderung mengandung kolesterol dan lemak tinggi.
  • Menghindari makanan yang mengandung banyak gula. Sangat disarankan untuk mengganti gula pasir dengan gula jagung. Karbohidrat seperti nasi putih juga tidak dianjurkan. Oat, gandum serta beras merah lebih direkomendasikan.
  • Menjaga berat badan ideal. Ini dapat dicapai dengan berolahraga serta mengkonsumsi makanan seimbang.
  • Hindari rokok dan minuman beralkohol. Rokok mengandung zat-zat berbahaya untuk jantung, pun demikian dengan minuman keras.
  • Menghindari stress juga sangat dianjurkan. Dapat dilakukan dengan rekreasi atau menghabiskan banyak waktu dengan keluarga.
  • Hindari tekanan darah tinggi karena menjadi salah satu penyebab serangan jantung koroner.
  • Mengkonsumsi suplemen atau antioksidan jeli gamat dan spirulina.

Testimonial Jantung Koroner Ibu Hj. Mutmainah- Pamekasan

Sumber diambil dari Kliping Luxor Trubus Vol. 4

Nyeri dada sebelah kiri dan sesak napas dirasakan Hj. Mutmainah tahun 2000. Pada waktu itu saya baru berusia 30 tahun. Seiring dengan berjalannya waktu kondisi kesehatan saya tak kunjung mebaik. Di tahun 2006 saya terkena Vertigo, lanjut Hj. Mutmainah yang berdiam di Pamekasan. Berbaring menjadi cara yang paling sering saya lakukan ketika tubuh tidak lagi bisa diajak kompromi untuk bekerja.

Tak dapat ditolak, tahun 2007 saya merasakan nyeri dada yang rasa sakitnya menjalar naik ke rahang disertai sesak napas., duduk pun saya tak mampu tutur Hj. Mutmainah. Lemas dan tidak ada tenaga saya merasakan seperti tak ada daya sedikitpun. Dokter mendiagnosa saya terkena serangan jantung koroner. Obat yang dikonsumsi seumur hidup menjadi salah satu solusi agar saya dapat bertahan hidup . Rasa takut sempat hinggap bagaimana mungkin hidup selamanya minum obat?

November 2008 saya berinisiatif mencoba mengonsumsi Jeli gamat 2 sendok makan , saya minum 3 kali dalam sehari. Saya juga mengonsumsi 10 tablet Spirulina Pacifica, 1 tab Extar C Plus dan Vitaluxor 2 softgel. Sepekan berselang sesak napas tak pernah lagi saya alami. Pada bulan ke 2 Vertigo yang seringkali kambuh sudah berkurang. Berkah bagi saya, kini saya mampu beraktivitas tanpa halangan, pekerjaan menjadi guru kembali saya lakukan dengan semangat.

Serangan jantung atau penyakit jantung koroner sangatlah mematikan. Seseorang yang terkena serangan harus segera mendapatkan pertolongan medis, karena kalau tidak, jiwanya bisa terancam. Korban hanya memiliki waktu beberapa jam saja sebelum jatungnya benar-benar berhenti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s