Mitos dan Fakta Terkait dengan Bedah Caesar

Banyak wanita yang lebih memilik melakukan bedah caesar daripada melahirkan secara alami. Bedah caesar dianggap lebih aman dan mudah. Selain itu, si ibu juga bisa memilih tanggal yang diinginkan untuk kelahiran anaknya. Meskipun cara ini sudah cukup populer dilakukan, namun masih banyak mitos yang keliru tentang bedah caesar. Contohnya adalah mitos yang mengatakan bahwa sekali caesar tetap caesar. Sebenarnya mitos ini tidaklah tepat. Semua bergantung dengan kondisi kehamilan dan janin pada ibu.

fakta terkait bedah caesarMitos yang mengatakan bahwa bahwa ibu yang melahirkan dengan bedah caesar tidak bisa melahirkan secara normal untuk kelahiran selanjutnya adalah untuk proses bedah cara lama. Saat ini, operasi bedah caesar sudah dilakukan dengan teknik yang modern dan membuat kondisi rahim lebih aman. Hal ini memungkinkan si ibu untuk melakukan kelahiran alami selanjutnya.

Ada mitos yang mengatakan bahwa setiap ibu bebas meminta bedah caesar untuk kelahiran anaknya. Ini juga mitos yang salah. Sebelum melakukan operasi bedah caesar, seharusnya dokter harus mempertimbangkan keselamatan ibu dan janin. Bila kondisi ibu masih memungkinkan untuk melakukan proses kelahiran secara normal, maka sebaiknya menghindari operasi bedah caesar. Hal ini disebabkan karena melahirkan secara normal jauh lebih aman dan memiliki masa penyembuhan yang lebih cepat. sedangkan operasi caesar selalu memiliki resiko bagi ibu dan janin.

Selain itu, ada juga mitos yang mengatakan bahwa melahirkan anak kembar pasti selalu melewati bedah caesar. Sebenarnya proses kelahiran anak kembar dua masih bisa dilakukan dengan proses normal. Dokter akan mengamati posisi janin yang ada di rahim sebelum memutuskan jenis kelahiran yang harus dilakukan. Melahirkan secara normal bisa dilakukan apabila posisi janin pertama ada di posisi kepala dan ia siap dilahirkan terlebih dahulu. Sedangkan untuk janin kedua, posisinya berada pada posisi kepala atau bokong. Bedah caesar hanya dilakukan apabila posisi kedua janin berada pada posisi yang tidak memungkinkan untuk dilahirkan secara normal, seperti posisi melintang. Bedah ini juga dilakukan apabila jumlah bayi lebih dari dua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s